Seperti Apa Itu Teknik Closing Penjualan?

Dalam melakukan penjualan, perlu dilakukan teknik closing. Lalu apa itu teknik closing? Teknik closing ialah suatu proses dalam bisnis guna mengakhiri transaksi. Yang mana dilakukan oleh pembeli dan penjual. Serta melibatkan pertukaran produk dan uang.

Ketika melakukan bisnis, sangat penting melakukan closing. Terutama yang berhubungan dengan menjual dan membeli. Karena proses ini akan menguntungkan bagi penjual. Jadi pembeli tak hanya bertanya saja soal produk. Melainkan sampai melakukan pembelian.

Seringkali para penjual lupa atau kurang tepat dalam melakukannya. Jadi banyak terjadi pembeli hanya datang untuk bertanya. Tidak sampai melakukan pembelian produk. Lalu seperti apa itu teknik closing yang tepat?

Melakukan Closing dengan Asumsi

Ketika Anda menjual produk, perlu dilakukan closing dengan asumsi. Anda harus memberikan what if pada konsumen untuk bentuk penguat alasan agar tetap melakukan transaksi. Hal ini dapat terjadi ketika stok barang yang dicari telah habis.

Anda dapat melontarkan kata – kata yang memikat pembeli. Meskipun apa yang ia cari tak ada. Seperti akan melakukan cek ketersediaan stok di gudang. Dan mengatakan akan segera mengirimkan jika sudah jelas adanya.

Teknik Closing dengan Alternatif

Dalam proses jual beli, seringkali pembeli datang dan bertanya. Pembeli menanyakan banyak macam produk. Artinya pembeli bingung dan masih ragu ingin membeli produk yang mana. Apalagi jika pembeli menemukan pilihan lain yang lebih banyak.

Oleh karenanya, dalam mempelajari apa itu teknik closing, akan dijelaskan jika menggunakan alternatif. Hal ini berguna agar pembeli tetap jadi membeli produk milik Anda. Jadi meyakinkan pembeli dengan pilihan dan penjelasan sangat diperlukan.

Jika sudah, Anda dapat melontarkan kalimat berikut, “Mana yang jadinya dibeli, Pak? Yang cokelat atau yang keju?”. Fokus teknik closing alternatif ialah memberikan dua pilihan produk. Yang dilakukan pada pembeli agar segera membelinya.

Melakukan Closing Berbatas Waktu

Ketika produk Anda memiliki kualitas tinggi dan pasar yang luas, dapat menggunakan teknik ini. Yang mana berefek untuk membuat pembeli bergegas. Teknik yang satu ini cukup mudah untuk dilakukan. Anda dapat membuatnya seperti sebuah promo.

Contohnya dengan memberikan penawaran khusus. Seperti, “Produknya Terbatas! Hanya ada di hari ini!”. Bisa juga dengan melontarkan kata – kata atau membuat tulisan, “Promo Dasyat! Diskon 90% untuk pembelian minimal Rp500.000”.

Dengan begitu para pembeli akan terburu-buru datang dan menyerbu produk Anda. Kebiasaan pembeli dalam mengulur-ulur waktu pun akan ditinggalkan saja ketika teknik closing berbatas waktu ini Anda lakukan.

Lalu, apa lagi yang masih Anda bingungkan? Dalam artikel ini sudah dijelaskan. Mengenai apa itu teknik closing. Bahkan beberapa teknik closing yang tepat sudah dijelaskan di artikel ini beserta contohnya.

6 Tips dan Trik Teknik Closing CS Online

Teknik closing CS online sangat penting untuk dikuasai. Tujuannya untuk mencapai goal dari penjualan. Berikut adalah 6 tips dan trik teknik closing CS online. Cara ini bisa langsung diterapkan oleh customer service Anda.

  • Bersikap Ramah

Telah menjadi sebuah keharusan bagi penjual serta CS bersikap ramah pada pembeli. Sebab 75% pembeli cenderung memilih toko dengan pelayanan baik. Meski kualitas produknya biasa. Dibandingkan toko dengan kualitas baik. Namun pelayanannya buruk.

Karena pelayanan yang ramah, umumnya akan lebih menarik hati calon customer. Selain itu, jangan lupa memberikan emoticon yang ramah tiap membalas chat calon customer.

  • Sebutkan Manfaat Tambahan

Tips selanjutnya, jangan lupa menyertakan manfaat lain. Terutama dalam tiap percakapan bersama calon customer. Karena jika disertai manfaat tambahan, memungkinkan calon customer memikirkan secara matang. Bahkan untuk membeli produk Anda. Meski mungkin tak closing hari itu juga, manfaat tambahan itu membuat calon konsumen mengingatnya. Akhirnya akan berpotensi melakukan pembelian di hari selanjutnya.

Coba tuliskan sebanyak-banyaknya kelebihan dari produk Anda. Satu hal yang perlu Anda ingat. Pastikan manfaat tersebut masih relevan dengan produk. Manfaat juga harus dapat menyentuh calon konsumen secara emosional.

  • Jawab Pernyataan dengan Pertanyaan

Ada berbagai perilaku pembeli. Ini membuat Anda juga harus mempunyai berbagai cara untuk menghadapi hal tersebut. Dari seluruh perilaku pembeli, banyak customer service mati langkah menghadapi pembeli cuek.

Di sinilah pentingnya teknik closing CS online. Seorang CS harus dapat menjawab tiap pertanyaan customer dengan pertanyaan. Namun, jangan sampai terlalu banyak bertanya pada calon pembeli. Sebab mereka akan merasa terganggu akibat banyaknya pertanyaan yang diajukan. Jadi, bertanya sewajarnya saja, ya.

  • Sertakan Testimoni

Kepercayaan pembeli adalah suatu hal yang sulit didapatkan. Terkadang walau penjualan telah mencapai beribu-ribu jumlahnya. Masih terdapat calon customer yang kurang percaya. Salah satu cara yang CS dapat lakukan adalah dengan memberikan testimoni. Testimoni dapat bentuk foto, video, maupun screenshot chat dengan pembeli sebelumnya.

  • Harga Naik

Tips berikutnya adalah menaikkan harga jika transfer besok. Dengan kata lain, Anda memaksa pembeli transfer hari ini. Namun, dengan cara halus. Sebab umumnya pembeli akan lebih cepat transfer saat harga hari ini lebih murah. Dibandingkan harga esok hari.

  • Tanyakan Kepastian

Kepastian pun dibutuhkan dalam teknik berjualan. Pengalaman pribadi customer services di awal bisnis membuktikannya. Banyak pembeli yang hanya tanya-tanya. Lalu janji akan transfer. Namun, hanya janji kosong. Hal itu disebabkan penjual tak meminta kepastian.

Supaya penjualan bisnis Anda berjalan lancar. Anda perlu memperhatikan alur masuk pembeli atau funneling pada CS. Sebab hal ini selain mampu membantu memantau performa CS. Juga gampang mengetahui hal mana yang butuh diperbaiki. Terutama apabila terdapat masalah.

Nah, bagaimana menurut Anda tentang teknik closing CS online di atas?

Chat WhatsApp !