Inilah Persiapan Sebelum Menjalankan Teknik Closing yang Perlu Dilakukan

Ketika melakukan transaksi dalam berbisnis, penting dilakukan strategi-strategi agar hasil memuaskan. Salah satunya strategi marketing dalam penjualan produk. Teknik closing merupakan salah satu metode untuk memperlancar penjualan. Karena metode ini berfungsi untuk meyakinkan calon pembeli. Agar mau melakukan transaksi dengan senang hati tanpa merasa dipaksa.

Tetapi Anda tidak bisa menggunakan metode ini dengan sembarangan. Ada beberapa persiapan sebelum menjalankan teknik closing yang perlu dilakukan terlebih dahulu. Perihal tersebut pula nantinya yang akan mempermudah Anda dalam melakukan teknik closing. Karena seperti apa teknik closing yang Anda gunakan, akan bergantung pada beberapa hal tersebut.

Hal yang Perlu Dipersiapkan dalam Teknik Closing

Nah berikut ini beberapa yang harus disiapkan untuk menjalani pelajaran tentang teknik closing yang jitu.

  1. Mempelajari dan Memahami Keunggulan dari Produk

Dalam menawarkan produk, seringkali gagal atau tidak mencapai sebuah transaksi. Hal ini biasa terjadi ketika sales kurang memahami secara detail keunggulan dari produk yang ditawarkan. Tanpa memahami secara menyeluruh mengenai produk yang ditawarkan, akan sangat sulit melakukan teknik closing.

Karena teknik closing merupakan strategi atau metode untuk meyakinkan calon pembeli. Jadi sales yang menawarkan haruslah yakin dan benar paham akan detail produk. Ketika calon pembeli mulai bertanya-tanya, tidak akan ada keraguan lagi untuk membeli. Karena sales sudah bisa menjelaskan dengan detail dan yakin akan keunggulan produk.

Itulah mengapa poin pertama ini sangat penting dilakukan dalam persiapan sebelum menjalankan teknik closing. Dengan pemahaman yang detail dan menyeluruh, maka sales akan lebih lancar menggunakan teknik closing. Serta tak akan ragu menjawab pertanyaan calon pembeli.

  1. Mengetahui Kenapa Harus Segera Membeli Produk

Untuk poin kedua yang harus dilakukan dalam persiapan sebelum menjalankan teknik closing adalah mengetahui alasan mengapa harus membeli produk sesegera mungkin. Dalam perihal yang satu ini, Anda harus mengetahui apa saja perbedaan produk yang ditawarkan dengan pesaingnya.

Karena perihal tersebutlah yang nantinya menjadi penguat agar dilakukannya transaksi sesegera mungkin. Jadi Anda hanya perlu menjelaskan pada calon pembeli, apa saja yang menjadi pembeda. Keuntungan apa saja yang akan didapat calon pembeli dengan membeli produk Anda. Lalu apa kerugian yang akan didapat ketika tidak melakukan transaksi sesegera mungkin.

  1. Membangun Rasa Percaya pada Calon Pembeli

Terakhir ialah Anda wajib membangun rasa percaya dari calon pembeli pada Anda. Pelayanan yang ramah tamah dan sopan sangat penting digunakan untuk hal ini. Dengan terbangunnya rasa percaya dari calon pembeli pada Anda, jelas ia akan segera melakukan transaksi. Selain itu, ada kemungkinan calon pembeli akan kembali lagi melakukan transaksi selanjutnya dengan Anda.

Jadi sudah jelas bukan hal apa saja yang perlu dilakukan dalam persiapan sebelum menjalankan teknik closing? Dengan melakukan beberapa hal tersebut, dijamin teknik closing yang Anda jalankan akan lancar. Serta membawakan hasil memuaskan bagi Anda.

4 Strategi Teknik Closing Bagi Customer Service Online

Pernah menerapkan teknik closing dalam penjualan?Istilah ini mungkin terdengar asing bagi Anda. Tetapi bisa jadi tekniknya sering bermanfaat secara tidak langsung. Terutama saat keuntungan jual-beli dalam jumlah tertentu ditargetkan.

Semakin menguasai teknik closing, makin bermanfaat pada sasaran omzet yang ditargetkan. Mengapa demikian? Nah jika dari pihak pembeli sudah terbentuk keyakinan, berarti strategi komunikasi berhasil membuka peluang transaksi. Pendekatan konsumen semacam ini juga dilakukan oleh Customer Service yang handal jurus-jurus pemasaran.

Jika closing berhasil dilakukan maka konsumen pasti tertarik bertransaksi. Tetapi bilamana batal perlu evaluasi apakah informasi produk dianggap kurang memikat. Jikalau usaha meyakinkan calon pembeli masih gagal, tentu penguasaan teknik closing perlu diasah kembali. Jangan sampai pelanggan hilang ketika momen komunikasi tidak dimanfaatkan maksimal untuk menarik perhatian sebesar mungkin.

Teknik Closing Meyakinkan Calon Pembeli

Nah berikut ini beberapa teknik yang bisa diaplikasikan ya.

  1. Mengubah Mindset Konsumen

Kepercayaan diri terhadap produk yang dimiliki sangat penting dalam proses komunikasi bisnis. Konsumen bisa saja berusaha mengusik rasa percaya diri penjual terhadap harga yang dipasang.

Begitupun dengan customer service online sebagai petugas admin. Di sini CS harus mampu mengalihkan pemikiran calon pembeli yang semula ragu-ragu. Misalkan lewat sejumlah perbandingan harga dan bahan. Seperti alasan mengapa dengan harga cukup tinggi Anda bisa memperoleh produk berkualitas memuaskan.

  1. Mengenali Para Pelanggan

Syarat teknik ini termasuk mengenali para pelanggan di dalam kontak bisnis. Seringkali customer service dapat menyapa terlebih dulu melalui pesan chatting misalnya. Tentunya tidak langsung menawarkan barang, namun dimulai ajakan mengobrol seperti antar teman.

Penting untuk mendengarkan apa yang dibagikan serta memberi perhatian. Bahkan tak ada salahnya memberikan pujian contoh kepada seorang ibu rumah tangga yang sibuk di rumah, dan kemungkinan butuhkan produk yang hendak ditawarkan itu, sebagai solusi atas kesulitannya.

  1. Menciptakan Kebutuhan

Nah semakin berhasil pendekatan yang dilakukan, tentu tujuan closing kian tercapai, yaitu menciptakan kebutuhan untuk bertransaksi. Pada bagian ini muncul peluang yang harus dimanfaatkan.

Berikan sejumlah alasan akurat mengapa produk atau jasa tersebut benar-benar bermanfaat. Namun jangan lupa mengedukasi tanpa terlihat memaksakan informasi. Inilah mengapa pengetahuan luas diperlukan saat seseorang memasarkan produk dengan aplikasi teknik closing.

  1. Keuntungan Berlipat

Melalui teknik closing ini calon customer ditawarkan manfaat berlipat jika membeli produk yang terbatas. Berikan pemahaman bilamana mereka beruntung menjadi pembeli tercepat. Semisal produk makanan sehat yang dijamin segar dan alami, tanpa bahan pengawet, bahkan bermanfaat bagi daya tahan tubuh. Tambahan diskon termasuk point’ yang menarik.

Itulah tadi teknik closing yang dapat diterapkan untuk selling produk langsung dari penjual maupun melalui peran customer service yang bertugas. Jangan lupa selalu percaya diri agar konsumen pun yakin pada kualitas bisnis Anda.

4 Teknik Closing di Whatsapp dengan Menguasai Emosi Customer

Sering mengalami gagal promo barang lewat aplikasi? Itu berarti strategi teknik closing di Whatsapp Anda masih bermasalah. Padahal di awal chatting, calon pembeli terlihat cukup berminat, bahkan mengetik sejumlah pertanyaan. Namun sayang tidak ada kata order yang disepakati sampai obrolan chat Anda diakhiri.

Nah segeralah mengevaluasi teknik closing di Whatsapp marketing daripada terus-menerus ditolak. Tentu bagaimana strateginya harus benar-benar dipahami. Penjual memang tidak bisa memaksakan kehendak agar produk dipilih, dan laku terjual. Akan tetapi, pendekatan secara halus bisa dilakukan selayaknya antar teman yang sharing informasi.

Suatu tantangan bagi Anda untuk menerapkan beberapa langkah teknik closing seperti di bawah ini. Jangan ragu-ragu menghadapi berbagai karakter calon target konsumen. Anda harus percaya diri agar tercipta keyakinan customer pada manfaat produk sehingga kisaran harganya pun dapat dimengerti. Dengan kata lain, teknik closing ini bakal membidik rasa kepercayaan, kepuasan, dan ditutup dengan loyalitas jangka panjang.

Bagaimana Tekniknya?

Salah satu hal penting dari teknik closing di Whatsapp adalah menguasai emosi pembeli, agar selanjutnya Anda dapat bermain logika data.

  1. Dominasi Percakapan Whatsapp

Mendominasi disini bukan berarti menyerbu konsumen dengan penawaran besar-besaran. Ingat bahwa teknik closing mesti fokus pada kesan dan pesan pertama yang solutif.

Calon pembeli kerapkali memerlukan suatu produk agar salah satu problemnya teratasi. Saat Anda mendapat sapaan terlebih dulu, tawarkan secara sopan, apakah Anda bisa membantunya. Kemudian biarkan Ia menanyakan apapun, sehingga Anda dapat menelisik persoalan utamanya.

Hal ini berarti setiap informasi produk Anda harus menjadi solusi yang menarik.

  1. Memuji Setiap Pilihan Produk

Jangan lupa mengirim pujian untuk suatu pilihan produk yang menarik minatnya. Tunjukkan jika barang tersebut akan bermanfaat untuk digunakan nanti. Atasi keragu-raguan yang dapat membatalkan pilihan tersebut.

  1. Hindari Pertanyaan yang Menimbulkan Kesan Memaksa

Seringkali penjual merasa kesal melayani chat yang penuh keraguan. Akhirnya melempar pertanyaan,”Jadi beli atau enggak?” Nah, emosi seperti inilah yang menggagalkan teknik closing di Whatsapp lantaran pembeli juga merasa kesal. Lebih baik turuti apa saja yang disampaikan si calon pembeli, sampai dia mengakhiri chatting, entah jadi membeli ataupun tidak. Toh meskipun sementara batal masih mungkin dia kembali lagi pada lain hari. Namun jika sikap seller atau admin customer service mengecewakan, besar kemungkinan dia menyebarkan masalah tersebut pada orang lain juga.

  1. Bersikap Selayaknya Helper

Sekali lagi fokus teknik closing terletak pada strategi bantuan atau “helping someone”. Kenali dengan baik target konsumen sehingga kehadiran Anda sebagai seller diperlukan. Semisal untuk produk-produk kesehatan ataupun suplemen daya tahan tubuh yang diperlukan sehari-hari. Kebutuhan hidup sehat akan mendorong seseorang untuk mencari produk yang bernilai manfaat paling tinggi, dan sesuai standard kebutuhannya.

Jika teknik closing sudah berhasil, selipkan surprise berupa diskon atau penawaran lain. Cara ini akan membuat konsumen pertama Anda menjadi pelanggan tetap. Asalkan tercipta kepuasan terhadap layanan chatting, terutama produk yang telah digunakan.

Chat WhatsApp !