Ilmu Dasar Sales Marketing: Pengertian, Kunci Keberhasilan Content Marketing, dan Sales Funnel

Di era digital smartphone seperti sekarang ini  konsep sales marketing mengalami perkembangan dan layak untuk dilakoni dengan kreativitas dan ketekunan. Tujuannya sangat sederhana yaitu untuk mendapatkan income. Berikut ini kita akan membahas ilmu dasar sales marketing yaitu mengenai content dan tips sukses untuk melakukannya dan ilmu dasar sales marketing funnel.

Pengertian Content  Marketing

Dalam konsep pemasaran tradisional, profesi sales marketing menjangkau keluar untuk mencari customer, seperti: memasang iklan di jalan-jalan agar bisa dilihat banyak orang, door to door, dan lainnya.

Berbeda sejak kita memasuki era pemasaran digital, semuanya berbeda. Content marketing sangat penting ditengah ledakan media sosial untuk membangun brand awareness dan menjalin relasi dengan target customer melalui kekuatan content online.

Pengertian content marketing adalah strategi pemasaran dengan tahapan merencanakan, membuat dan mendistribusikan content yang menarik pengunjung yang tepat sasaran, lalu kemudian mendorong mereka untuk menjadi customer.

Dengan teknik content marketing, customerlah yang mencari Anda. Namun pada prakteknya banyak yang melakukan kesalahan dalam pemasaran sehingga upayanya tidak tepat sasaran dan tidak mendapatkan hasil.

Conten marketing tidak sekedar membuat konten ada 3 kunci keberhasilan content, yaitu:

  • Disajikan dengan menarik dan bermanfaat.
  • Isi konten relevan dengan produk atau jasa yang dijual.
  • Konsisten dan kontinu.

Dari penjelasan di atas kita dapat mengetahui bahwa content marketing tidak sekedar mempromosikan konten saja, namun mencakup proses merencanakan, pembuatan, analisis hingga distribusi. Nah dalam aktivitas pemasaran online ada istilah sales marketing funnel yang akan kita bahas berikut ini.

Sales Marketing Funnel

Inti dari sales marketing funnel adalah menggunakan beragam saluran komunikasi online, seperti media sosial, webiste, Whatsapp, email untuk menjaring calon customer sebanyak mungkin.

Setelah itu, melalui content marketing bangun hubungan dengan mereka. Nah, itu sebabnya mengapa konten harus dibuat menarik dan bermanfaat, karena agar calon customer tertarik atau penasaran dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Setelah mereka menjadi pengunjung webiste atau followers akun medsos Anda, lanjutkan dengan mengajak mereka untuk memberikan komitmen atau merespon lebih, misalnya: mengajak mereka menjadi pelanggan, juga menjadi anggota Whatsapp broadcast.

Berikut ini gambaran rasio funneling yang umumnya terjadi: dari 1.000 leads yang prospek menjadi customer hanya 100. Dari 100 yang benar-benar membeli mungkin hanya 10 atau 5.

Maka, kunci keberhasilan meningkatkan penjualan adalah dengan memperbanyak  calon customer. Dalam konteks online adalah dengan memperbanyak followers akun media sosial bisnis Anda atau memperbanyak pengunjung website dan pelanggan email.

Ada banyak cara agar mereka tertarik menjadi pelanggan WA atau email, misalnya: memberikan bonus menarik. Bangun relasi dengan para followers melalui content sales marketing yang menarik, relevan, dan konsisten.

Menjadi sales marketing sukses harus mempelajari, memahami ilmu dasar sales marketing hingga mengembangkan dan menerapkannya. Semoga sukses!

Manfaat Belajar Ilmu Sales Marketing Funnel, Siap-siap Banjir Orderan!

Mengapa belajar ilmu sales marketing itu penting? Salah satu jawabannya adalah Anda jadi benar-benar memahami bagaimana calon customer tahu bisnis atau produk yang Anda tawarkan lalu kemudian memutuskan membeli.

Dengan belajar ilmu sales marketing funnel kemungkinan besar bisa lebih efektif dalam menjalankan strategi penjualan. Anda jadi tahu channel mana yang penting digunakan dan mana yang harus ditinggalkan.

Tidak hanya itu, dengan belajar ilmu sales marketing funnel Anda bisa memahami bagaimana calon customer mengetahui produk atau brand Anda dan akhirnya memutuskan untuk membeli.

Nah, artinya jika Anda mengetahui prosesnya maka Anda bisa menentukan dan mengenali langkah mana yang sudah optimal dan yang belum maksimal. Lalu, bisa memperbaiki strategi penjualan yang dianggap kurang optimal dan menghindar membuang biaya promosi yang percuma.

Memahami Apa Itu Sales Marketing Funnel

Anda pasti ingin banyak orang yang mengunjungi toko online atau website Anda. Pengunjung yang tidak sekedar lihat beranda (halaman depan) atau sekedar mampir.

Tentu Anda ingin mereka melakukan sesuatu, entah mendaftarkan diri menjadi member, menjadi followers atau subscriber atau membeli produk.

Ketika keinginan Anda tercapai, maka itulah yang disebut dengan konversi. “funnel” dipahami sebagai tahapan proses yang dilewati oleh target pasar hingga akhirnya melakukan konversi, sesuai dengan apa yang Anda inginkan.

Alasan Sales Marketing Funnel Penting

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh David Kirkpatricks, sekitar 79% lead dinyatakan gagal pada saat proses menuju transaksi. Artinya sebanyak 79% usaha yang Anda keluarkan untuk mendapatkan lead menjadi sia-sia.

Dari gambaran tersebut kita dapat mengetahui pentingnya belajar ilmu sales marketing funnel, karena dengan menggunakan sales marketing funnel setiap tahapan-tahapan funnelnya dapat dioptimalisasikan.

Contoh Sales Marketing Funnel

Sebenarnya, funnel ada banyak dalam kehidupan sehari-hari konsumen. Misalnya funnel toko offline, pertama-tama mereka masuk ke dalam toko, lalu melihat-lihat, mengambil produk yang diinginkan dan dimasukkan ke dalam keranjang. Setelah selesai konsumen menuju kasir dan menyelesaikan pembayaran lalu keluar toko.

Tidak jauh berbeda dengan funnel e-commerce, yaitu calon konsumen masuk ke dalam situs, lalu melihat-lihat produk pada laman, menambahkan produk yang diinginkan ke dalam keranjang belanja. Setelah selesai, mereka melanjutkan dengan klik “selesai” atau “checkout”. Selanjutkan melakukan pembayaran dengan klik “beli” dan melakukan pembayaran dengan metode yang sudah disediakan.

Kesimpulan

Setelah membahas beberapa hal tersebut, kita dapat menarik kesimpulan bahwa belajar ilmu sales marketing funnel sangat membantu dalam menganalisis setiap tahapan menuju konversi untuk mencapai keinginan/tujuan yang Anda inginkan. Selain itu, Anda jadi tahu di bagian yang mana pengunjung berhenti atau tidak melanjutkan ke tahap konversi. Selamat mencoba dan semoga sukses!

Pentingnya Mempelajari Ilmu Sales Marketing Funnel di Era Digital

Sekarang ini hampir semua orang memilki media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twitter, Google+, dan lainnya, atau setidaknya pasti memiliki salah satu akun dari media sosial tersebut.

Awalnya media sosial digunakan untuk kegiatan sosial secara online, namun seiring waktu media sosial efektif digunakan sebagai media promosi bisnis. Bahkan lebih dari itu penggunaan media sosial untuk bisnis bisa meningkatkan penjualan. Namun pertanyaannya apakah dan bagaimana customer tertarik atau siap untuk membeli?

Ada banyak tipe customer yang harus dijaga, didukung dan dibantu untuk membuat keputusan membeli. Misalnya, orang yang baru menemukan produk yang Anda jual, tentu mereka tidak akan langsung melakukan transaksi karena belum siap.

Terkait hal tersebut perlu mempelajari dan memahami ilmu sales marketing funnel untuk mengubah pengunjung media sosial atau website menjadi pembeli.

Sales Marketing Funnel

Sales funnel adalah konsep setahap demi tahap untuk memvisualisasikan perjalanan customer melalui proses penjualan.

Proses perjalanan customer hingga akhirnya melakukan pembelian karena menyadari kalau mereka butuh produk Anda. Perjalanan customer bisa berbeda satu dengan yang lainnya.

Sebelum Anda membangun sales funnel penting memiliki visi dalam bisnis, membuat strategi marketing dan menentukan target sasaran. Setelah itu diharapkan bisa menemukan cara tepat untuk mengimplementasikannya ke dalam marketing bisnis.

Tahapan-tahapan Sales Funnel

  1. Awareness

Awareness atau kesadaran merupakan tahapan pertama yaitu calon customer menyadari atau baru mengetahui keberadaan bisnis/produk Anda melalui pemasaran yang Anda lakukan. Mereka menyadari kebutuhan atau masalah mereka dan mengetahui cara mengatasinya.

Tahapan ini adalah dimana calon customer mengunjungi media sosial atau website bisnis Anda. Penting mengetahui apa yang terjadi ketika calon pembeli datang melalui berbagai media yang Anda gunakan.

  1. Interest

Pada tahap kedua calon customer sudah menunjukkan adanya ketertarikan terhadap produk atau jasa Anda, seperti memfollow media sosial atau subscribe email. Nah, ketiak mereka sudah menunjukkan ketertarikan, Anda perlu membuat mereka mengunjungi terus media sosial atau website yang Anda miliki.

  1. Decision

Tahap ketiga sales funnel adalah calon customer membuat keputusan untuk mengambil keuntungan dari solusi yang ditawarkan. Mereka memperhatikan penawaran yang ada, termasuk pilihan atau varian yang tersedia.

Agar calon customer sampai ke tahapan ini tidaklah mudah. Anda harus memiliki testimoni yang banyak dan positif dari customer dan membuat copywriting yang menarik.

  1. Action

Tahapan terakhir sales funnel adalah action, yaitu ketika calon customer melakukan transaksi/pembelian.

Ilmu sales marketing funnel sangat penting untuk dipelajari saat ini dan tahapan-tahapan yang sudah kita bahas di atas bisa Anda praktikkan agar penjualan produk Anda meningkat. Selain itu, kami juga memberikan beberapa tips lainnya terkait sales marketing funnel yang bisa Anda baca di website ini.

Chat WhatsApp !